Perpusnas Kembangkan Situs Web e-Deposit Versi 3

Medan Merdeka Selatan, Jakarta – Hadirnya Undang-Undang Nomor 13 tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak Karya Rekam (SSKCKR) menjadikan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI semakin berperan penting dalam mewujudkan Koleksi Nasional dan melestarikannya sebagai hasil budaya bangsa.

Perpusnas pun berupaya mengembangka sistem e-Deposit untuk memfasilitasi penerbit dan produk rekam, baik individu maupun organisasi agar lebih mudah menyerahkan karya elektroniknya. Apalagi, saat ini banyak publikasi dalam format digital atau elektronik. Seperti, buku digital, koran digital, majalah digital dan publikasi digital lainnya.

“Semua itu merupakan salah satu hasil budaya bangsa Indonesia yang harus dilestarikan. Kami bersyukur karena karya digital atau elektronik tersebut kini secara tegas dalam UU SSKCKR disebutkan sebagai salah satu karya yang harus diserahkan kepada Perpustakaan Nasional untuk disimpan, dilestarikan dan didayagunakan,” tuturnya, dalam acara Peluncuran Situs Web E-Deposit Versi 3 dan Workshop E-Deposit yang digelar oleh Direktorat Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan di Ruang Teater Perpustakaan Nasional, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11 Jakarta, pada Rabu (9/6/2021). 

Ofy Sofiana menjelaskan, pengembangan sistem e-Deposit yang saat ini tengah dilakukan oleh Perpusnas merupakan pembaruan dari e-Deposit versi sebelumnya yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2019.

Dengan pembaruan tersebut, wajib serah dapat menyerahkan berbagai jenis koleksi digital jika memenuhi syarat dan ketentuan berlaku. Selain itu, fitur keamanan yang lebih mutakhir karena aplikasi e-Deposit preview yang sudah di watermark dan sesuai izin oleh wajib serah.

“Dengan adanya beberapa perbaikan serta penambahan fitur baru tersebut, kami berharap dapat lebih meningkatkan pelayanan serah simpan karya elektronik/digital,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan Emyati Tanke Lembang mengatakan, dalam perkembangannya sejak sistem e-Deposit pertama kali diluncurkan, Perpusnas telah menghimpun lebih dari 46 ribu karya elektronik/digital.

Sebanyak 24.218 ribu diantaranya merupakan buku elektronik/digital, dan lainnya seperti peta digital, surat kabar digital, maupun audio. Koleksi ini berasal dari 1.444 produsen karya rekam yang telah terdaftar pada sistem e-Deposit.

“Tiap produsen karya rekam wajib menyerahkan satu salinan rekaman dari setiap judul karya rekam kepada Perpusnas, dan satu salinan kepada Perpustakaan Provinsi tempat domisili, yang dilakukan paling lama satu tahun setelah dipublikasikan,” terangnya.

Emyati berharap dengan adanya pembaruan e-Deposit versi 3 ini, dapat meningkatkan jumlah terbitan karya rekam yang diserahkan ke Perpusnas.

Peresmian Kelas Adat Khusus TP-PKK Kota Padang Panjang

Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang meresmikan kelas adat baru khusus TP-PKK Kota Padang Panjang. Diikuti oleh 20 orang peserta dari utusan Pokja I PKK se-Kota Padang Panjang. Selasa, 23 Februari 2021

Kelas adat penguatan: Adat Basandi syarak, Syarak Basandi Kitabullah ( ABS – BSK ) resmi dibuka oleh Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ibu Dian Puspita Fadli Amran di ruang audio visual Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang. Beliau menekankan pentingnya adat selaras dengan agama dan harus dimiliki oleh setiap ibu yang akan mengajarkan kedua hal tersebut dan menjadi madrasah pertama oleh anak-anaknya dalam keluarga. “Adaik basandi syarak mengatur bahwa seluruh adat yang digunakan oleh masyarakat Minangkabau harus “bersendikan” kepada syariat Islam, yang pada gilirannya didasarkan pada Al-Quran dan Sunnah. Selain itu perempuan Minang harus paham dengan segala adat istiadat “, tutur Muhammad Jamil Labai Sampono ,selaku pemateri dalam kelas adat ini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Alvi Sena,ST,MT mengapresiasi program kelas adat tersebut dengan memfasilitasi berbagai kegiatan- kegiatan.

PENINGKATAN KOMPETENSI DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT 2020

Peningkatan Kopetensi dan Keterampilan Masyarakat, Kamis 08 Oktober 2020 bertempat di ruang audio visual Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang.

Acara ini di buka Oleh Kepala Bidang Perpustakaan Bapak Afrizal, S.Sos dan pemateri Oleh Pendongeng Sumatera Barat Bapak Niki Martoyo.

Sekitar 18 orang perwakilan dari Kelurahan se-kota Padang Panjang mengikuti workshop ini guna meningkatkan keterampilan diri yang di mulai dari keluarga sendiri.