LOMBA BERCERITA TINGKAT SEKOLAH DASAR SE KOTA PADANG PANJANG 2021

LOMBA BERCERITA TINGKAT SEKOLAH DASAR SE KOTA PADANG PANJANG, AGAR SISWA GEMAR MEMBACA.Seperti tahun – tahun sebelumnya, lomba bercerita tingkat sekolah dasar diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang. Acara yang dihelat dua hari dari tanggal 30 – 31 Maret 2021 bertempat di pelataran parkir DPK yang diikuti oleh seluruh SD di kota Padang Panjang baik negeri ataupun swasta. Adapun cerita yang dibawakan salah satunya berjudul Upiak Palatiang, berasal dari legenda masyarakat Padang Panjang.Dian Puspita Sari Fadli Amran selaku Bunda Literasi Kota Padang Panjang saat membuka lomba pada Selasa ( 30/03) mengatakan bahwa lomba bercerita ini dilaksanakan agar pelajar di Kota Padang Panjang menjadi kreatif. Untuk bisa kreatif dalam bercerita, mereka akan memperbanyak membaca. Khususnya pengetahuan tentang sejarah. Sesuai tema cerita rakyat , mereka juga akan mengetahui tentang budaya di Sumatera Barat ini. Dengan lomba ini juga akan meningkatkan gemar membaca. Para pelajar bisa memanfaatkan koleksi di perpustakaan yang menyediakan buku – buku. Selain memahami tentang sejarah, mereka juga bisa memetik pelajaran kondisi hidup di zaman dulu dan sekarang ini.Dalam lomba ini mendatangkan 3 juri dari ISI ( Institut Seni Indonesia), pegiat literasi Padang Panjang Joni Aldo dan pendongeng Sumbar yaitu Niki Martoyo. Lomba yang dibagi dua gelombang ini akan memilih 10 finalis terbaik yang nantinya dibina lagi untuk mendapatkan juara I hingga III yang berhak atas trophy, piagam dan tabanas serta berhak mengikuti lomba bercerita tingkat provinsi.

Kota Literasi UNESCO

Literasi memiliki makna yang komplek dan dinamis. Tak heran jika banyak pengertian mengenai literasi yang terdengar di sekitar kita. Kamis, 25/02.

Salah satunya dari UNESCO yang menyebutkan jika, literasi adalah seperangkat keterampilan yang nyata, khususnya keterampilan kognitif dalam membaca dan menulis yang terlepas dari konteks dimana keterampilan tersebut diperoleh dan bagaimana cara memperolehnya. Pentingnya literasi dalam kehidupan manusia adalah membentuk manusia berpengetahuan dan berperadaban. Selain itu, literasi juga sebagai tolok ukur kemajuan suatu bangsa. Karena literasi sangat berpengaruh sekali dengan pola pikir warganya. Lalu, apa sih yang membuat Padang Panjang menjadi kota literasi? Padang Panjang telah menghasilkan banyak penulis sastra terbaik. Selain itu, pada tahun 2017 sekelompok pecinta buku muncul dengan gagasan mendekati persyaratan yang diinginkan UNESCO untuk membentuk jaringan global kota-kota kreatif.

Berangkat dari situlah pengusulan Padang Panjang sebagai City of Literature dikaji dalam rapat yang dilaksanakan di ruang VIP balaikota Padang Panjang. Dibuka oleh Wakil Walikota, Drs.Asrul. Dengan terbentuknya Padang Panjang sebagai City of Literature, orang luar lebih mengenal segala hal tentang Padang Panjang,baik fasilitas publiknya, adat – istiadatnya, semua karya tulis dan peninggalan sejarahnya, ujar Yusrizal KW, narasumber sekaligus ketua FTBM Sumatera Barat.Selain itu, menurut Haris Satria,M.Sn ,anggota team Percepatan Pembangunan Kota Padang Panjang, semua stakeholder saling berkerja sama demi terwujudnya Padang Panjang sebagai salah satu pusat literasi dunia, mencontoh Ambon sebagai city of music atau Bandung sebagai city of design.

Kota Padang Panjang Meraih Juara 2 Lomba Bercerita Tingkat Provinsi

Alhamdulillah utusan Kota Padang Panjang ananda Saqira Azzahra meraih posisi Terbaik 2 dalam Lomba bercerita bagi Siswa-siswi SD/MI yang di helat di Ruang Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat. Walaupun penampilan pamungkas tetapi tidak menyurutkan semangat Azzahra untuk tampil di depan dewan juri dan penonton, Rabu (15/7).

Di tahun sebelumnya Kota Padang Panjang hanya mampu masuk 8 besar dalam kategori Lomba yang sama. semoga di tahun depan Kota Padang Panjang bias meraih posisi 1 dan bisa mewakili ke Tingkat Nasional.

Berikut pengumuman Lomba bercerita bagi Siswa-siswi SD/MI Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2020:

  • Juara  1 Kabupaten Sijunjung        Hadiah Lomba Sebesar Rp. 2.500.000
  • Juara 2 Kota Padang Panjang         Hadiah Lomba Sebesar Rp. 2.000.000
  • Juara 3 Kab.Solok                             Hadiah Lomba Sebesar Rp. 1.500.000
  • Harapan 1 Kota Solok                      Hadiah Lomba Sebesar Rp. 1.500.000
  • Harapan 2 Kab. Tanah Datar    Hadiah Lomba Sebesar Rp. 1.250.000
  • Harapan 3 Kab. Padang Pariaman Hadiah Lomba Rp. 1.000.000

 Dan juara 1 nantinya akan mewakili Sumatera Barat untuk Tingkat Nasional.