Kelurahan Bukit Surungan Wakili Kota Padang Panjang

Kelurahan Bukit Surungan mewakili Kota Padang Panjang untuk kategori Perpustakaan Umum terbaik Desa/ Kelurahan tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2021, Tim penilai diketuai oleh Bapak Drs.Januarisdi.M.Lis beserta Duta Baca Sumbar Mardhyan Novita MZ dan beberapa anggota tim penilai dari Pusda Sumbar lainnya. Senin (14/06/2021).


Rombongan tim penilai diterima dengan baik oleh Lurah Busur, Bapak Fiori Agustian,S.IP didampingi oleh Kabid Perpustakaan Dra.Hirda serta jajaran Kasi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang. Penilaian Perpustakaan Umum terbaik Desa / Kelurahan berdasarkan kelengkapan dari instrumen yang telah diisi sebelumnya serta melihat bagaimana Perpustakaan Desa / Kelurahan tersebut bersinergi dengan masyarakat demi terwujudnya masyarakat yang literat dan sejahtera.
Selain melakukan penilaian perpustakaan, tim penilai berkesempatan mengunjungi dua TBM yang merupakan perpanjang tanganan dari Perpustakaan Umum Kelurahan Busur yakni TBM Makrame Kreative dan Kafe Literasi Gang Aster, TBM Makrame merupakan salah satu penerima manfaat dari Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ( Publis ) dengan spesifikasi mengolah tali temali menjadi suatu benda / barang ( makrame ) yang nantinya produk yang dihasilkan akan dijual untuk menambah income keluarga. Sedangkan Kafe Literasi Gang Aster menghasilkan produk berupa meja dan kursi unik yang terbuat dari ban bekas. “Teknik pengolahan ban bekas menjadi barang berguna ini didapat setelah membaca buku yang dipinjam dari Perpustakaan Kelurahan”, kata Wati, pengurus Kafe Literasi Gang Aster. Hal senada juga disampaikan oleh Asmidar,Ketua TBM Makrame Kreative, sejak membaca buku keterampilan makrame, ia merasa tertantang untuk membuat berbagai macam kerajinan dari bahan baku tali.
“Kita semua berharap, semoga Perpustakaan Busur ini melaju dan mendapat peringkat di Provinsi, dengan prestasi tersebut agaknya bisa menjadi pemantik semangat Perpustakaan Umum kelurahan lain di Kota Padang Panjang untuk ikut berpartisipasi dalam lomba yang sama di tahun mendatang”, pungkas Hirda. (dpk)

POCADI

Pojok Baca Digital (POCADI) merupakan program terbaru dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dalam rangka meningkatkan sumber daya masyarakat dengan mengoptimalkan layanan perpustakaan sehingga masyarakat bisa lebih dekat dengan informasi.

Pojok Baca Digital (POCADI ) adalah sebuah konsep tempat membaca yang memberikan layanan perpustakaan dengan menyediakan layanan digital. Diantaranya melalui komputer dan tablet yang terhubung dengan jejaring Perpustakaan Nasional.

Adanya Pojok Baca Digital (POCADI) menjadi bagian dari peran Perpustakaan Daerah Kota Padang Panjang untuk terus meningkatkan minat baca masyarakat dimanapun dan kapanpun.

Semoga bermanfaat, ayo ke POCADI !
Salam literasi.

Kota Literasi UNESCO

Literasi memiliki makna yang komplek dan dinamis. Tak heran jika banyak pengertian mengenai literasi yang terdengar di sekitar kita. Kamis, 25/02.

Salah satunya dari UNESCO yang menyebutkan jika, literasi adalah seperangkat keterampilan yang nyata, khususnya keterampilan kognitif dalam membaca dan menulis yang terlepas dari konteks dimana keterampilan tersebut diperoleh dan bagaimana cara memperolehnya. Pentingnya literasi dalam kehidupan manusia adalah membentuk manusia berpengetahuan dan berperadaban. Selain itu, literasi juga sebagai tolok ukur kemajuan suatu bangsa. Karena literasi sangat berpengaruh sekali dengan pola pikir warganya. Lalu, apa sih yang membuat Padang Panjang menjadi kota literasi? Padang Panjang telah menghasilkan banyak penulis sastra terbaik. Selain itu, pada tahun 2017 sekelompok pecinta buku muncul dengan gagasan mendekati persyaratan yang diinginkan UNESCO untuk membentuk jaringan global kota-kota kreatif.

Berangkat dari situlah pengusulan Padang Panjang sebagai City of Literature dikaji dalam rapat yang dilaksanakan di ruang VIP balaikota Padang Panjang. Dibuka oleh Wakil Walikota, Drs.Asrul. Dengan terbentuknya Padang Panjang sebagai City of Literature, orang luar lebih mengenal segala hal tentang Padang Panjang,baik fasilitas publiknya, adat – istiadatnya, semua karya tulis dan peninggalan sejarahnya, ujar Yusrizal KW, narasumber sekaligus ketua FTBM Sumatera Barat.Selain itu, menurut Haris Satria,M.Sn ,anggota team Percepatan Pembangunan Kota Padang Panjang, semua stakeholder saling berkerja sama demi terwujudnya Padang Panjang sebagai salah satu pusat literasi dunia, mencontoh Ambon sebagai city of music atau Bandung sebagai city of design.

Pelantikan pengurus Forum TBM Kota Padang Panjang 2020

Pelantikan pengurus Forum TBM Kota Padang Panjang berlangsung hikmat (Kamis, 10/09/2020).

Para pengurus forum TBM Kota Padang Panjang dilantik langsung oleh Ketua Forum TBM Provinsi Sumatera Barat, Bapak Yusrizal KW.

Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Daerah Kota Padang Panjang, Bapak Alvisena ST, MT., Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan Paud Dan Pendidikan Non Formal Dari Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Padang Panjang, Bapak Drs. Ridwan, M.Pd dan Bapak Yoni Aldo, A.Md selaku Pembina Forum TBM Kota Padang Panjang.

Acara pelantikan pengurus forum tersebut merupakan wujud pengukuhan Forum TBM yang ada di Kota Padang Panjang. Dimana dengan adanya Forum TBM di Kota Padang panjang diharapkan dapat memberikan energi positif di tengah-tengah masyarakat. Forum TBM ini juga merupakan perwujudan dari misi pemerintah Kota Padang Panjang menjadikan kota Padang Panjang menjadi kota literasi yang memiliki budaya dan peradaban yang maju ke depannya.

Walaupun acara pelatikan pengurus forum TBM Kota Padang Panjang ini berlangsung pada masa wabah Covid-19, tidak mengendorkan semangat literasi para pembina ketua forum, beserta anggota untuk dapat berperan aktif mencerdaskan generasi dan menciptakan budaya literasi di Kota Padang Panjang. Acara pelantikan ini tetap mengikuti protokol kesehatan tentunya.

Ketua Forum TBM Provinsi Sumatera Barat mengatakan bahwa forum TBM merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam mencapai Visi dan Misi Kota Padang Panjang. (Release DPK)

Rapat Penelusuran Arsip Sejarah

Hari ini rapat team penelusuran Arsip sejarah bersama Kasi Pelestarian Ibu Sri Hidayani, SE selaku ketua team.

Dalam rapat tersebut anggota team membicarakan evaluasi hasil penelusuran yang sudah di lakukan dan langkah-langkah yang akan di lakukan ke depannya.

Penelusuran yang dilakukan tentang seberapa jauh yang telah di lakukan oleh team mengenai data dan sejarah beberapa mantan Walikota dari yang pertama sampai mantan Walikota Bapak Henri Arnis. (Release DPK)