Pengumuman Hasil Audit Pengawasan Kearsipan Internal tingkat OPD se Kota Padang Panjang Tahun 2021

Senin, 29 November 2021, Bertempat di Lapangan Balaikota Padang Panjang bertepatan pada Upacara Peringatan HUT KORPRI, PGRI dan Hari Guru Nasional, dilakukan penyerahan piala, piagam penghargaan dan reward bagi OPD yang mendapat Peringkat I, II dan III.

Audit Pengawasan Kearsipan tingkat OPD di Lingkungan Kota Padang Panjang merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Tim dari Lembaga Kearsipan Daerah bersama Inspektorat dengan maksud dan tujuan mendorong perangkat daerah untuk menyelenggarakan kearsipan sesuai dengan prinsip, kaidah, standar kearsipan dengan mengacu kepada peraturan kearsipan, serta untuk mewujudkan tertib arsip dan penyelamatan arsip statis pada pemerintah daerah Kota Padang Panjang.

Berdasarkan Laporan Hasil Audit Kearsipan Internal Kota Padang Panjang tanggal 22 September 2021, adapun Peringkat dan Kategori Hasil Pengawasan Kearsipan Internal adalah: Peringkat I: Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Nilai 85, 50 kategori A (Memusakan).

Peringkat II: Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Nilai 81,50 kategori A (Memuaskan).

Peringkat III. Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Nilai 80,50 Kategori A (Memuaskan).

Penyerahan piala, piagam dan reward tersebut, untuk peringkat I langsung diserahkan oleh Walikota Padang Panjang Bapak Fadly Amran, BBA, Peringkat II oleh Wakil Walikota Bapak Drs. Asrul dan peringkat III oleh Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang Bapak Sonny Budaya Putra, AP. M.Si. diterima langsung oleh kepala OPD masing-masing dan didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dn Kearsipan Kota Padang Panjang Bapak Yan Kas Bari, SE beserta Kepala Bidang Kearsipan Ibu Elfita Yeni, S.Pd. (dpk)

DPK mengadakan Kegiatan Sharing Knowledge Penyelenggaraan Kearsipan

DPK mengadakan Kegiatan Sharing Knowledge Penyelenggaraan Kearsipan. Jum’at , 26 November 2021

Bertempat di Ruangan Audio Visual DPK, dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggarakan kearsipan di Kota Padang Panjang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang melaksanaan Sharing Knowledge Penyelenggaraan Kearsipan dengan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan Bapak Prof.Dr.H.M EdwarJuliarta, S.Sos., MM.Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Asisten III, Bapak Martoni, S.Sos, MM dan diikuti oleh seluruh Kasubag Umum dan Kepegawaian OPD se Kota Padang Panjang.Acara di buka langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang, Bapak Yan Kas Bari, SE. Pada sambutan sekaligus perkenalan tentang lembaga kearsipan daerah Kota Padang Panjang menyampaikan terimakasih atas kesediaan dan kedatangan Bapak Edwar bersama rombongan dalam rangka sharing pengetahuan terkait kearsipan. Sebagaimana kita ketahui bahwa arsip adalah bukti akuntabilitas kinerja yang harus dikelola dengan baik. Arsip juga aset yang harus diselamatkan. Jika arsip hilang maka aset melayang, ungkapnya. Maka kita berusaha secara optimal untuk melakukan peningkatan pengelolaan arsip tidak hanya di lembaga kearsipan tetapi juga di seluruh opd, kelurahan dan organisasi di Kota Padang Panjang.

Kemudian dalam pemaparannya, Bapak Edwar menyampaikan bahwa Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan merupakan satu-satunya lembaga kearsipan di Indonesia yang berdiri sendiri atau tidak digabung dengan urusan perpustakaan sesuai dengan Pergub Sumatera Selatan No. 51 Tahun 2016.Berdasarkan hasil pengawasan eksternal yang dilakukan oleh ANRI, Dinas Kearsipan Prov. Sumsel mendapat peringkat 9 nasional tahun 2020.Beliau juga memaparkan beberapa program dan kegiatan yang telah terlaksana yakni melakukan akuisisi arsip statis, pengawasan internal, pemusnahan arsip dan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi, pertai politik, organisasi dll.Sebagai mantan Sekretaris Daerah dan ASN yang pernah mengabdi di Kota Padang Panjang, beliau mengajak seluruh ASN untuk bisa bekerja dengan sungguh-sungguh, profesional dan bersama-sama mengelola arsip sesuai aturan dan amanat Undang-Undang 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, karena arsip tidak hanya untuk masa sekarang tetapi juga untuk masa depan. Akan muncul berbagai masalah jika arsip tidak dikelola dengan baik. Seperti masalah kepemilikan aset, dokumen berharga lainnya. Dalam UU 43 juga sudah diatur tentang sanksi hukum tentang kearsipan, yang harus kita pahami dan patuhi bersama.Acara ditutup dengan penyerahan cendra mata dari Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang begitupun sebaliknya, dilanjutkan melihat ruangan galery arsip hingga foto bersama. (dpk)

Penyelamatan Arsip SMPN 2 Padang panjang

Sesuai dengan amanat UU 43 tahun 2009 tentang kearsipan. Pada hari ini tanggal 23 november 2021 melakukan scan ijazah ke SMP N 2 Padang Panjang. Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Padang Panjang sebagai Lembaga Kearsipan Daerah mempunyai tugas fungsi untuk menyelamatkan dan melestarikan arsip baik arsip OPD/organisasi maupun perorangan. Untuk itu Lembaga Kearsipan Daerah melakukan penyelamatan yang dimulai dari arsip sekolah, dengan cara melakukan penduplikasian arsip sekolah yang dimulai dari ijazah siswa/i tahun ajaran tahun 2020-2021. (dpk)

Pembinaan Perpustakaan Daerah Ke Taman Bacaan Masyarakat

Bersemangat menyambut pagi dalam menjalankan aktivitas dan rutinitas di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Daerah Kota Padang Panjang, Senin, 23 November 2021. Semua semangat kerja tersebut dimulai dari kegiatan pembinaan yang dilakukan langsung oleh Kepala Bidang Perpustakaan, Ibu Dra. Tuti Abdul Rajab, M.M bersamaan dengan Kepala Seksi Pengolahan, Layanan Dan Pelestarian Bahan Perpustakaan, Ibu Patmawati, S.IP ke tiga tempat yang berbeda.

Ketiga tempat yang dimaksud merupakan Taman Baca Masyarakat (TBM), yaitu Pojok Baca Bukit Tui yang sedang melakukan renovasi bangunan taman baca, TBM Sahalai Lapiak dan TBM Bank Sampah Kurabu. Dimana Kepala Bidang Perpustakaan Dan Kepala Seksi Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan menyampaikan hal-hal yang berkenaan dengan taman baca yang ideal, bagaimana meningkat jumlah pengunjung taman baca, gerakan atau langkah apa saja yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di taman baca tersebut serta kebijaksanaan yang harus diambil dalam menemukan solusi untuk mengatasi dan menyelesaikan masalah yang ditemui di taman baca. (dpk)

Lomba Bercerita Anak dan Bunda Literasi Dalam Rangka Pelaksanaan KegiatanPengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial.

Gelaran lomba yang dihelat oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Pendopo rumah dinas Walikota Padang Panjang berlangsung meriah dan seru. Rabu, 06 Oktober 2021.Kegiatan yang berlangsung dua hari ini diawali oleh laporan ketua panitia, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang, Afrizal,S.Sos . Selanjutnya sambutan sekaligus pembukaan acara secara resmi oleh Bunda Literasi Kota Padang Panjang, dr.Dian Puspita,Sp.JP.

Dalam sambutannya, dr.Dian menyebutkan akan pentingnya literasi untuk masa depan anak-anak bangsa serta dengan diadakannya lomba bercerita ini mengasah percaya diri, keterampilan dan kecakapan berbahasa serta mampu mengajak audience untuk larut dalam cerita yang disuguhkan, apalagi tema yang diangkat berkenaan dengan Covid-19 yang sedang menjadi issue global.Dalam perlombaan bercerita ini, terpilih 3 pemenang utama dan 3 pemenang harapan. Peringkat kesatu berhasil diraih wakil dari Kelurahan Tanah Hitam, disusul peringkat kedua dari Kelurahan Koto Panjang dan Peringkat ketiga dari Kelurahan Silaing Bawah. Masing-masing pemenang berhak memperoleh Tabanas dan trofi. Juri dalam lomba bercerita adalah juri kompeten dalam bidangnya yakni Niki Martoyo, pendongeng Sumbar, Joni Aldo, seorang pegiat Literasi Padang Panjang serta Bunda Literasi Kota Padang Panjang, dr.Dian Puspita,Sp.JP .(DPK)

Kepala Pusat Sistem Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (SIKN & JIKN) Arsip Nasional Republik Indonesia melakukan kunjungan ke LKD Kota Padang Panjang, Rabu, 6 Oktober 2021

Kepala Pusat Sistem Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (SIKN & JIKN) Arsip Nasional Republik Indonesia melakukan kunjungan ke LKD Kota Padang Panjang, Rabu, 6 Oktober 2021.Kedatangan Ibu Listianingtyas Murgiwati, M.Pd bersama tim dalam rangka memberikan sosialisasi dan bimbingan teknis terkait pengelolaan Jaringan Informasi Kearsipan Indonesia (JIKN) yang mana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai salah satu bagian dari simpul JIKN yang tergabung sejak tahun 2017 lalu.Menurut Bapak Agung Gede Sumardika selaku Koordinator Kelompok Pengembangan Simpul Jaringan ANRI mengatakan bahwa alasan kunjungan tim ANRI ke lembaga kearsipan daerah Kota Padang Panjang karena keaktifan LKD Kota Padang Panjang dalam mengelola simpul SIKN dan JIKN dan memberikan bimbingan dalam rangka keikutsertaan nantinya dalam lomba pengelolaan SIKN dan JIKN terbaik Nasional.

Kegiatan bimbingan ini diikuti oleh seluruh jajaran pada Bidang Kearsipan DPK Kota Padang Panjang dan juga dihadiri oleh utusan dari Lembaga Kearsipan Daerah Kota Sawahlunto, Kab. Agam dan Kab. Tanah Datar.Kepala Bidang Kearsipan (Ibu Elfita Yeni, S.Pd) berharap dengan adanya bimbingan langsung Tim Pusat SIKN & JIKN ANRI, Semoga kedepan LKD Kota Padang Panjang bisa lebih baik lagi dalam mengelola arsip pada simpul jaringan serta mampu menyajikan arsip sebagai informasi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat. (DPK)

Kelurahan Bukit Surungan Wakili Kota Padang Panjang

Kelurahan Bukit Surungan mewakili Kota Padang Panjang untuk kategori Perpustakaan Umum terbaik Desa/ Kelurahan tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2021, Tim penilai diketuai oleh Bapak Drs.Januarisdi.M.Lis beserta Duta Baca Sumbar Mardhyan Novita MZ dan beberapa anggota tim penilai dari Pusda Sumbar lainnya. Senin (14/06/2021).


Rombongan tim penilai diterima dengan baik oleh Lurah Busur, Bapak Fiori Agustian,S.IP didampingi oleh Kabid Perpustakaan Dra.Hirda serta jajaran Kasi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang. Penilaian Perpustakaan Umum terbaik Desa / Kelurahan berdasarkan kelengkapan dari instrumen yang telah diisi sebelumnya serta melihat bagaimana Perpustakaan Desa / Kelurahan tersebut bersinergi dengan masyarakat demi terwujudnya masyarakat yang literat dan sejahtera.
Selain melakukan penilaian perpustakaan, tim penilai berkesempatan mengunjungi dua TBM yang merupakan perpanjang tanganan dari Perpustakaan Umum Kelurahan Busur yakni TBM Makrame Kreative dan Kafe Literasi Gang Aster, TBM Makrame merupakan salah satu penerima manfaat dari Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ( Publis ) dengan spesifikasi mengolah tali temali menjadi suatu benda / barang ( makrame ) yang nantinya produk yang dihasilkan akan dijual untuk menambah income keluarga. Sedangkan Kafe Literasi Gang Aster menghasilkan produk berupa meja dan kursi unik yang terbuat dari ban bekas. “Teknik pengolahan ban bekas menjadi barang berguna ini didapat setelah membaca buku yang dipinjam dari Perpustakaan Kelurahan”, kata Wati, pengurus Kafe Literasi Gang Aster. Hal senada juga disampaikan oleh Asmidar,Ketua TBM Makrame Kreative, sejak membaca buku keterampilan makrame, ia merasa tertantang untuk membuat berbagai macam kerajinan dari bahan baku tali.
“Kita semua berharap, semoga Perpustakaan Busur ini melaju dan mendapat peringkat di Provinsi, dengan prestasi tersebut agaknya bisa menjadi pemantik semangat Perpustakaan Umum kelurahan lain di Kota Padang Panjang untuk ikut berpartisipasi dalam lomba yang sama di tahun mendatang”, pungkas Hirda. (dpk)

POCADI

Pojok Baca Digital (POCADI) merupakan program terbaru dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dalam rangka meningkatkan sumber daya masyarakat dengan mengoptimalkan layanan perpustakaan sehingga masyarakat bisa lebih dekat dengan informasi.

Pojok Baca Digital (POCADI ) adalah sebuah konsep tempat membaca yang memberikan layanan perpustakaan dengan menyediakan layanan digital. Diantaranya melalui komputer dan tablet yang terhubung dengan jejaring Perpustakaan Nasional.

Adanya Pojok Baca Digital (POCADI) menjadi bagian dari peran Perpustakaan Daerah Kota Padang Panjang untuk terus meningkatkan minat baca masyarakat dimanapun dan kapanpun.

Semoga bermanfaat, ayo ke POCADI !
Salam literasi.

Kota Literasi UNESCO

Literasi memiliki makna yang komplek dan dinamis. Tak heran jika banyak pengertian mengenai literasi yang terdengar di sekitar kita. Kamis, 25/02.

Salah satunya dari UNESCO yang menyebutkan jika, literasi adalah seperangkat keterampilan yang nyata, khususnya keterampilan kognitif dalam membaca dan menulis yang terlepas dari konteks dimana keterampilan tersebut diperoleh dan bagaimana cara memperolehnya. Pentingnya literasi dalam kehidupan manusia adalah membentuk manusia berpengetahuan dan berperadaban. Selain itu, literasi juga sebagai tolok ukur kemajuan suatu bangsa. Karena literasi sangat berpengaruh sekali dengan pola pikir warganya. Lalu, apa sih yang membuat Padang Panjang menjadi kota literasi? Padang Panjang telah menghasilkan banyak penulis sastra terbaik. Selain itu, pada tahun 2017 sekelompok pecinta buku muncul dengan gagasan mendekati persyaratan yang diinginkan UNESCO untuk membentuk jaringan global kota-kota kreatif.

Berangkat dari situlah pengusulan Padang Panjang sebagai City of Literature dikaji dalam rapat yang dilaksanakan di ruang VIP balaikota Padang Panjang. Dibuka oleh Wakil Walikota, Drs.Asrul. Dengan terbentuknya Padang Panjang sebagai City of Literature, orang luar lebih mengenal segala hal tentang Padang Panjang,baik fasilitas publiknya, adat – istiadatnya, semua karya tulis dan peninggalan sejarahnya, ujar Yusrizal KW, narasumber sekaligus ketua FTBM Sumatera Barat.Selain itu, menurut Haris Satria,M.Sn ,anggota team Percepatan Pembangunan Kota Padang Panjang, semua stakeholder saling berkerja sama demi terwujudnya Padang Panjang sebagai salah satu pusat literasi dunia, mencontoh Ambon sebagai city of music atau Bandung sebagai city of design.