Lomba Bercerita Anak dan Bunda Literasi Dalam Rangka Pelaksanaan KegiatanPengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial.

Gelaran lomba yang dihelat oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Pendopo rumah dinas Walikota Padang Panjang berlangsung meriah dan seru. Rabu, 06 Oktober 2021.Kegiatan yang berlangsung dua hari ini diawali oleh laporan ketua panitia, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang, Afrizal,S.Sos . Selanjutnya sambutan sekaligus pembukaan acara secara resmi oleh Bunda Literasi Kota Padang Panjang, dr.Dian Puspita,Sp.JP.

Dalam sambutannya, dr.Dian menyebutkan akan pentingnya literasi untuk masa depan anak-anak bangsa serta dengan diadakannya lomba bercerita ini mengasah percaya diri, keterampilan dan kecakapan berbahasa serta mampu mengajak audience untuk larut dalam cerita yang disuguhkan, apalagi tema yang diangkat berkenaan dengan Covid-19 yang sedang menjadi issue global.Dalam perlombaan bercerita ini, terpilih 3 pemenang utama dan 3 pemenang harapan. Peringkat kesatu berhasil diraih wakil dari Kelurahan Tanah Hitam, disusul peringkat kedua dari Kelurahan Koto Panjang dan Peringkat ketiga dari Kelurahan Silaing Bawah. Masing-masing pemenang berhak memperoleh Tabanas dan trofi. Juri dalam lomba bercerita adalah juri kompeten dalam bidangnya yakni Niki Martoyo, pendongeng Sumbar, Joni Aldo, seorang pegiat Literasi Padang Panjang serta Bunda Literasi Kota Padang Panjang, dr.Dian Puspita,Sp.JP .(DPK)

Kepala Pusat Sistem Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (SIKN & JIKN) Arsip Nasional Republik Indonesia melakukan kunjungan ke LKD Kota Padang Panjang, Rabu, 6 Oktober 2021

Kepala Pusat Sistem Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (SIKN & JIKN) Arsip Nasional Republik Indonesia melakukan kunjungan ke LKD Kota Padang Panjang, Rabu, 6 Oktober 2021.Kedatangan Ibu Listianingtyas Murgiwati, M.Pd bersama tim dalam rangka memberikan sosialisasi dan bimbingan teknis terkait pengelolaan Jaringan Informasi Kearsipan Indonesia (JIKN) yang mana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai salah satu bagian dari simpul JIKN yang tergabung sejak tahun 2017 lalu.Menurut Bapak Agung Gede Sumardika selaku Koordinator Kelompok Pengembangan Simpul Jaringan ANRI mengatakan bahwa alasan kunjungan tim ANRI ke lembaga kearsipan daerah Kota Padang Panjang karena keaktifan LKD Kota Padang Panjang dalam mengelola simpul SIKN dan JIKN dan memberikan bimbingan dalam rangka keikutsertaan nantinya dalam lomba pengelolaan SIKN dan JIKN terbaik Nasional.

Kegiatan bimbingan ini diikuti oleh seluruh jajaran pada Bidang Kearsipan DPK Kota Padang Panjang dan juga dihadiri oleh utusan dari Lembaga Kearsipan Daerah Kota Sawahlunto, Kab. Agam dan Kab. Tanah Datar.Kepala Bidang Kearsipan (Ibu Elfita Yeni, S.Pd) berharap dengan adanya bimbingan langsung Tim Pusat SIKN & JIKN ANRI, Semoga kedepan LKD Kota Padang Panjang bisa lebih baik lagi dalam mengelola arsip pada simpul jaringan serta mampu menyajikan arsip sebagai informasi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat. (DPK)

Kelurahan Bukit Surungan Wakili Kota Padang Panjang

Kelurahan Bukit Surungan mewakili Kota Padang Panjang untuk kategori Perpustakaan Umum terbaik Desa/ Kelurahan tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2021, Tim penilai diketuai oleh Bapak Drs.Januarisdi.M.Lis beserta Duta Baca Sumbar Mardhyan Novita MZ dan beberapa anggota tim penilai dari Pusda Sumbar lainnya. Senin (14/06/2021).


Rombongan tim penilai diterima dengan baik oleh Lurah Busur, Bapak Fiori Agustian,S.IP didampingi oleh Kabid Perpustakaan Dra.Hirda serta jajaran Kasi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang. Penilaian Perpustakaan Umum terbaik Desa / Kelurahan berdasarkan kelengkapan dari instrumen yang telah diisi sebelumnya serta melihat bagaimana Perpustakaan Desa / Kelurahan tersebut bersinergi dengan masyarakat demi terwujudnya masyarakat yang literat dan sejahtera.
Selain melakukan penilaian perpustakaan, tim penilai berkesempatan mengunjungi dua TBM yang merupakan perpanjang tanganan dari Perpustakaan Umum Kelurahan Busur yakni TBM Makrame Kreative dan Kafe Literasi Gang Aster, TBM Makrame merupakan salah satu penerima manfaat dari Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ( Publis ) dengan spesifikasi mengolah tali temali menjadi suatu benda / barang ( makrame ) yang nantinya produk yang dihasilkan akan dijual untuk menambah income keluarga. Sedangkan Kafe Literasi Gang Aster menghasilkan produk berupa meja dan kursi unik yang terbuat dari ban bekas. “Teknik pengolahan ban bekas menjadi barang berguna ini didapat setelah membaca buku yang dipinjam dari Perpustakaan Kelurahan”, kata Wati, pengurus Kafe Literasi Gang Aster. Hal senada juga disampaikan oleh Asmidar,Ketua TBM Makrame Kreative, sejak membaca buku keterampilan makrame, ia merasa tertantang untuk membuat berbagai macam kerajinan dari bahan baku tali.
“Kita semua berharap, semoga Perpustakaan Busur ini melaju dan mendapat peringkat di Provinsi, dengan prestasi tersebut agaknya bisa menjadi pemantik semangat Perpustakaan Umum kelurahan lain di Kota Padang Panjang untuk ikut berpartisipasi dalam lomba yang sama di tahun mendatang”, pungkas Hirda. (dpk)

POCADI

Pojok Baca Digital (POCADI) merupakan program terbaru dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dalam rangka meningkatkan sumber daya masyarakat dengan mengoptimalkan layanan perpustakaan sehingga masyarakat bisa lebih dekat dengan informasi.

Pojok Baca Digital (POCADI ) adalah sebuah konsep tempat membaca yang memberikan layanan perpustakaan dengan menyediakan layanan digital. Diantaranya melalui komputer dan tablet yang terhubung dengan jejaring Perpustakaan Nasional.

Adanya Pojok Baca Digital (POCADI) menjadi bagian dari peran Perpustakaan Daerah Kota Padang Panjang untuk terus meningkatkan minat baca masyarakat dimanapun dan kapanpun.

Semoga bermanfaat, ayo ke POCADI !
Salam literasi.

Kota Literasi UNESCO

Literasi memiliki makna yang komplek dan dinamis. Tak heran jika banyak pengertian mengenai literasi yang terdengar di sekitar kita. Kamis, 25/02.

Salah satunya dari UNESCO yang menyebutkan jika, literasi adalah seperangkat keterampilan yang nyata, khususnya keterampilan kognitif dalam membaca dan menulis yang terlepas dari konteks dimana keterampilan tersebut diperoleh dan bagaimana cara memperolehnya. Pentingnya literasi dalam kehidupan manusia adalah membentuk manusia berpengetahuan dan berperadaban. Selain itu, literasi juga sebagai tolok ukur kemajuan suatu bangsa. Karena literasi sangat berpengaruh sekali dengan pola pikir warganya. Lalu, apa sih yang membuat Padang Panjang menjadi kota literasi? Padang Panjang telah menghasilkan banyak penulis sastra terbaik. Selain itu, pada tahun 2017 sekelompok pecinta buku muncul dengan gagasan mendekati persyaratan yang diinginkan UNESCO untuk membentuk jaringan global kota-kota kreatif.

Berangkat dari situlah pengusulan Padang Panjang sebagai City of Literature dikaji dalam rapat yang dilaksanakan di ruang VIP balaikota Padang Panjang. Dibuka oleh Wakil Walikota, Drs.Asrul. Dengan terbentuknya Padang Panjang sebagai City of Literature, orang luar lebih mengenal segala hal tentang Padang Panjang,baik fasilitas publiknya, adat – istiadatnya, semua karya tulis dan peninggalan sejarahnya, ujar Yusrizal KW, narasumber sekaligus ketua FTBM Sumatera Barat.Selain itu, menurut Haris Satria,M.Sn ,anggota team Percepatan Pembangunan Kota Padang Panjang, semua stakeholder saling berkerja sama demi terwujudnya Padang Panjang sebagai salah satu pusat literasi dunia, mencontoh Ambon sebagai city of music atau Bandung sebagai city of design.

Pelantikan pengurus Forum TBM Kota Padang Panjang 2020

Pelantikan pengurus Forum TBM Kota Padang Panjang berlangsung hikmat (Kamis, 10/09/2020).

Para pengurus forum TBM Kota Padang Panjang dilantik langsung oleh Ketua Forum TBM Provinsi Sumatera Barat, Bapak Yusrizal KW.

Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Daerah Kota Padang Panjang, Bapak Alvisena ST, MT., Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan Paud Dan Pendidikan Non Formal Dari Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Padang Panjang, Bapak Drs. Ridwan, M.Pd dan Bapak Yoni Aldo, A.Md selaku Pembina Forum TBM Kota Padang Panjang.

Acara pelantikan pengurus forum tersebut merupakan wujud pengukuhan Forum TBM yang ada di Kota Padang Panjang. Dimana dengan adanya Forum TBM di Kota Padang panjang diharapkan dapat memberikan energi positif di tengah-tengah masyarakat. Forum TBM ini juga merupakan perwujudan dari misi pemerintah Kota Padang Panjang menjadikan kota Padang Panjang menjadi kota literasi yang memiliki budaya dan peradaban yang maju ke depannya.

Walaupun acara pelatikan pengurus forum TBM Kota Padang Panjang ini berlangsung pada masa wabah Covid-19, tidak mengendorkan semangat literasi para pembina ketua forum, beserta anggota untuk dapat berperan aktif mencerdaskan generasi dan menciptakan budaya literasi di Kota Padang Panjang. Acara pelantikan ini tetap mengikuti protokol kesehatan tentunya.

Ketua Forum TBM Provinsi Sumatera Barat mengatakan bahwa forum TBM merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam mencapai Visi dan Misi Kota Padang Panjang. (Release DPK)